Kota Bengkulu – Senin, (15/04/2024), Personel Patroli R.4 Satsamapta Polresta Bengkulu lakukan Patroli, Pemantauan dan Himbaua di lokasi sepanjang bibir Pantai Panjang pada pengunjung dan masyarakat yang sedang berwisata di Pantai Panjang yang terdeteksi mandi di Pantai Panjang yang rawan.

Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan giat antisipasi dan pencegahan, dan hal ini menjadi perhatian manakala sepanjang Pantai Panjang adalah kawasan berbahaya untuk mandi dan berenang, kesiagaan personil Patroli Sat Samapta dan Tim Patroli Pantai sangat dituntut utk senantiasa lakukan pemantauan, patroli, monitoring dan himbauan

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Deddy Nata, S.I.K., menghimbau dan menyampaikan kepada Para Pengunjung seputaran Pantai Panjang “untuk tidak mandi di seputaran Pantai Panjang, karena sudah banyak korban tenggelam dan meninggal dunia dan jangan sampai keluarga kita menjadi korban,” imbau Kapolresta,

Kapolresta menambahkan apabila mau mandi di Pantai maka dipersilahkan untuk dapat mandi di Pantai Zakat. “Tempatnya sudah disiapkan, silahkan di Pantai Zakat, diseputaran Pantai Panjang dilarang keras untuk Mandi, para Orang Tua yang memiliki anak agar dijaga dan diawasi, berikut barang barang bawaa-Nya untuk diperhatikan,” tambahnya.

Sepanjang Pantai Pasir Putih sampai dengan Pantai Malabero (Kampung Nelayan), hanya diperbolehkan membasah-basahi kaki saja ditepi / bibir Pantai, agar senantiasa memperhatikan kendaraannya untuk di beri pengamanan/seafty, seaman mungkin.

“Abila mendapatkan gangguan kamtibmas agar segera menghubungi petugas Kepolisian yang ada di Pos-pos terdekat atau Aparat Lain yang berjaga supaya dapat segera di tindak lanjuti, selanjutnya agar pengunjung jangan lengah dan lalai terhadap tindak pidana 3C, terutama rawan penganiayaan dan keributan saat dikeramaian,” pungkasnya.