Bengkulu Selatan – Dai Polri Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu Ustad Buya Aiptu Asber Panjaitan S.H.,  M.Pdi, memberikan Tausiah Usai Sholat,di Masjid Nur Zam Zam Zam Kota Manna Bengkulu Selatan, pada Senin (18/03/24) Malam.

Dai Polri Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu Ustad Buya Aiptu Asber Panjaitan S.H., M.Pd.i.,
, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas usai melaksanakan sholat berjamaah di Masjid Nur Zam Zam Kota Manna Bengkulu Selatan Al 

Dai Polri Aiptu Asber Panjaitan S.H  M. Pdi menjadi  imam dalam  salat Isa dan Terawih berjamaah dan menyampaikan 3 Amalan Utama di Bulan Suci Ramadan   diantaranya  Tingkatkan Sholat , perbanyak Tilawatil Al quran dan perbanyak Infak dan sodakoh   serta

pesan – pesan kamtibmas dan  himbauan tentang pencegahan kenakalan remaja terutama dibulan Suci Ramadhan ini.

Disela acara tersebut Dai Polri Asber Panjaitan memberikan binluh kamtibmas kepada jemaah masjid yang intinya dengan banyaknya ujaran kebencian yaitu suatu ujaran yang mendiskreditkan suatu kelompok atau menfitnah atau mengada ada berita yang tidak ada dengan tujuan memecah umat.

Agar para jamaah harus bijak dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari kasus ujaran kebencian yang dimaksud, tutur Asber .

Selain itu Dai Polri Polres Bengkulu Selatan  juga berpesan Kepada orang tua yang memiliki anak remaja agar senantiasa mengecek keberadaan anaknya apalagi diwaktu usai pelaksanan Shalat taraweh, karena sering dijadikan arena Balapan liar   antar remaja yang mana  hal tersebut dapat menggangu ketertiban lingkungan.

Untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja peran orang tua memang sangatlah penting, maka dari itu mari kita sama-sama awasi anak-anak remaja kita agar tidak berbuat hal-hal yang dapat merugikan dirinya dan orang lain, ajak Dai Polri Polres Bengkulu Selatan terangnya.

Perbanyak Amalan amalan di bulan Ramadhan serta jauhkan  paham paham radikalisme yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda, serta memperhatikan Kamtibmas menjelang lebaran ,  tambahnya

Diakhir Tausyiahnya Dai Polri juga berpesan
“hindari perbuatan yang merusak pahala Puasa, didik generasi muda menjadi generasi yang tangguh  dan jangan tertipu dengan guru guru yang belum kita kenal keabsahan Ilmunya, dan pada prinsip  hidup kita harus bermanfaat dan berguna bagi orang lain ,di penghujung Ramadan ini, Kita sebagai Ciptaan Allah SWT jangan mau di samakan seperti Ular, jadilah kita seperti Kupu kupu,” pungkas Asber.